My3tha’s Weblog

TUTORIAL PHOTOSHOP

Posted by: my3tha on: Februari 10, 2009

Tutorial Microsoft Excel

Posted by: my3tha on: Februari 7, 2009

tutorial excel

Posted by: my3tha on: Februari 3, 2009

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com Tutorial Microsoft Excel

Tua Namora Nainggolan dan Team Kursus Komputer Trainee Jepang
Tutorial Microsoft Excel

Tua Namora Nainggolan dan Team Kursus Komputer Trainee Jepang
dan Team Kursus Komputer Trainee Jepang

cokubear@yahoo.co.jp

1. I. Mengenal Microsoft Excel

# I. Mengenal Microsoft Excel

Microsoft Excel, untuk selanjutnya disingkat Excel, adalah program aplikasi yang banyak digunakan untuk membantu menghitung, memproyeksikan, menganalisa, dan mempresentasikan data. Disini kita akan banyak bersinggungan dengan metode2 pembuatan tabel dan grafik yang sangat dibutuhkan sekali dalam penyusunan data2 perusahaan, hasil2 penelitian, maupun dalam pembuatan makalah pribadi.

1. II. Bekerja dengan Microsoft Excel

1. A. Lembar Kerja Microsoft Excel

# II. Bekerja dengan Microsoft Excel

1. A. Lembar Kerja Microsoft Excel

Sebelum mulai memasuki pembahasan Microsoft Excel, ada baiknya kita mengenal lebih dulu bagaimana tampilan Microsoft Excel itu, beserta beberapa istilah2 umum yang akan digunakan. Beberapa istilah2 umum yang diberikan pada gambar dibawah ini akan banyak digunakan dalam pembahasan selanjutnya, sehingga akan lebih baik bila kita menghafalkannya dengan baik.

Gambar 1. Tampilan Microsoft Excel dan beberapa istilah penting

Lisensi Dokumen:

Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.

Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.

Lisensi Dokumen:

Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.

Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.

1Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

1. B. Memindahkan Penunjuk Sel (Cell Pointer)

Ada beberapa cara untuk memindahkan cell pointer. Untuk lengkapnya silahkan lihat table dibawah.

Tabel 1. Beberapa Cara Memindahkan Cell Pointer

Tombol

Keterangan

Pindah satu sel ke kiri, kanan, atas atau bawah

Enter

Pindah satu sel ke bawah

Home

Pindah ke kolom A pada posisi baris yang aktif

Ctrl + Home

Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif

Ctrl + End

Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan

PgUp

Pindah satu layer ke atas

PgDn

Pindah satu layer ke bawah

Alt + PgUp

Pindah satu layer ke kiri

Alt + PgDn

Pindah satu layer ke kanan

Ctrl + PgUp

Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar kerja berikutnya

Ctrl + PgDn

Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar kerja sebelumnya

1. C. Memasukkan Data ke Lembar Kerja

Berbagai jenis data dapat dimasukkan ke dalam lembar kerja seperti teks, nilai, tanggal, jam dan lain sebagainya. Untuk memasukkan data ke dalam suatu sel, dapat mengikuti langkah berikut ini :

1. 1. Pilih atau klik sel tempat anda akan memasukkan data

2. 2. Ketikkan data yang ingin dimasukkan

3. 3. Tekan Enter atau tombol arah panah atau tombol PgUp dan PgDn

1. D. Memperbaiki Kesalahan Pengetikan

Bila ada kesalahan pengetikan data, anda dapat memperbaikinya dengan mengikuti langkah2 berikut ini :

1. 1. Pilih sel yang datanya ingin diperbaiki, lalu tekan F2. Atau klik tombol kiri maouse 2 kali pada sel yang datanya ingin diperbaiki.

2. 2. Selanjutnya perbaiki data yang salah tersebut dan tekan tombol Enter bila sudah selesai.

1. E. Menggunakan Rumus

Anda dapat memasukkan rumus yang berupa instruksi matematika ke dalam suatu sel pada lembar kerja. Operator hitung yang dapat digunakan diantaranya adalah + (penjumlahan), -(pengurangan), * (perkalian), dan ^ (perpangkatan).

Untuk mengenali cara penggunaannya, terlebih dahulu marilah membuat table seperti gambar 2 dibawah ini.

2Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Gambar 2. Tabel Upah Kerja

Untuk mengisi sel E5 yakni Total Upah yang Diterima, dapat ditempuh dengan beberapa cara.

1. ① Menulis Rumus dengan Menggunakan Angka Tetap

1. a. Tempatkan penunjuk sel pada posisi yang diinginkan (dalam contoh ini E5)

2. b. Ketik rumus “=48*3500″ pada kolom baris rumus dan tekan Enter.

Catatan : Penulisan rumus selalu diawali dengan lambng sama dengan (=).

1. ② Menulis Rumus dengan Referensi Sel

1. a. Tempatkan penunjuk sel pada posisi yang diinginkan (dalam contoh ini E5)

2. b. Ketik rumus “=E3*E4″ pada kolom baris rumus dan tekan Enter.

Catatan : Dengan menggunakan cara ini, bila data di sel E3 &(atau) E4 diubah, maka hasil di sel E5 pun akan ikut berubah.

1. ③ Menulis Rumus dengan Cara Menunjuk

Dengan menggunakan keyboard atau mouse :

1. a. Tempatkan penunjuk sel pada posisi yang diinginkan (dalam contoh ini E5)

2. b. Ketik “=” pada kolom baris rumus

3. c. Pilih atau klik sel E3, lalu ketik “*”

4. d. Pilih atau klik sel E4 lalu tekan Enter.

1. F. Membuat Range/Blok Sel

Pada saat bekerja menggunakan Excel, kita tidak hanya bekerja dalam satu sel saja. Terkadang, anda akan bekerja dalam grup/kumpulan sel. Misalnya saja bila anda ingin merubah jenis huruf beberapa kolom dan (atau) baris, ingin merubah rumus beberapa kolom dan (atau baris), copy-paste atau mendelete data beberapa kolom dan(atau) baris, dll. Dalam kondisi2 seperti ini, anda dapat menggunakan range/blok sel ini untuk memudahkan kerja anda.

Range dinamakan menurut alamat sel di ujung kiri atas sampai ujung kanan bawah. Sebagai caontoh, range dari sel B2 sampai E7 dituliskan sebagai range B2:E7. (lihat Gambar 3).

3Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Gambar3. Tampilan Range B2:E7

Range/blok sel dapat dibuat dengan beberapa cara :

1. ① Membuat Range Menggunakan Tombol Shift

1. a. Tempatkan penunjuk sel awal range/bagian awal sel yang ingin diblok, yaitu B2 (lihat Gambar 3).

2. b. Sambil menekan Shift, tekan tombol anak panah sampai sel tujuan, yaitu E7

3. ② Membuat Range Menggunakan Mouse**

4. ③ Membuat Kolom atau Baris

2. a. Klik sel yang merupakan sel awal range, yaitu B2. Pointer/penunjuk mouse harus barada dalam keadaan tanda plus warna putih (tunjuk ke dalam sel, bukan tepi sel). (lihat Gambar 3).

3. b. Sambil tetap menekan klik kiri mouse, gerakkan mouse (drag) ke sel tujuan, yaitu sel E7.

Suatu kolom atau baris dapat disorot dengan mengklik huruf kolom atau nomor baris yang anda inginkan. Misalnya cukup klik huruf kolom B bilai ingin menyorot seluruh kolom B.

1. ④ Menyorot Sederetan Kolom atau Baris

Untuk menyorot sederetan kolom (misalnya B, C, D) atau sederetan baris (misalnya 3, 4, 5) dapat dilakukan dengan mengikuti langkah berikut ini :

1. a. Klik di huruf kolom atau di nomor baris awal (di contoh ini adalah B atau 3)

2. b. Sambil tetap menekan tombol mouse kiri, geserlah(drag) pointer(penunjuk) mouse hingga menyorot seluruh baris itu (di contoh ini adalah D atau 5).

Gambar4. Menyorot Sederetan Kolom

4Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

1. G. Menghapus Data

Untuk menghapus data di suatu sel atau range tertentu, pindahkan sel ke, atau buatlah range tempat yang ingin dihapus, lalu tekan tombol Delete. Dan bila ingin menghapus format tampilan data/sel dapat dilakukan dengan memilih dan mengklik menu Edit, Clear, Formats.

1. H. Memasukkan Rangkaian Data dengan Fasilitas AutoFill

Untuk memasukkan data berupa angka atau teks dengan fasilitas AutoFill, dapat dilakukan dengan mengikuti langkah2 berikut ini :

1. 1. Pilih/klik sel tempat posisi awal dari rangkaian data yang ingin anda buat. Misalnya pilih/klik sel B2.

2. 2. Ketik data awal yang anda inginkan. Misalnya teks “Jan” (January)

3. 3. Pada sel berikutnya (sel dibawah/B3 atau disampingnya/C2) ketik data berikutnya yang anda inginkan. Misalnya di B3 ketik “Feb” (February)

4. 4. Sorot/bloklah B2:B3. (Lihat Gambar5)

Gambar5. Tampilan Data Awa

1. 5. Dalam keadaan masih tersorot, arahkan penunjuk/pointer mouse ke pojok kanan bawah sel B3 hingga tanda plus putih berubah menjadi plus hitam

2. 6. Tekanlah tombol kiri mouse dan geser/drag posisi pointer mouse ke sel yang diinginkan misalnya B12. Dengan ini rangkaian data angka dapat ditampilkan. Lihat Gambar 6.

Gambar6. Hasil Rangkaian Data dengan Teknik AutoFill

1. I. Menggunakan Fasilitas AutoCalculate dan AutoSum

1. ① AutoCalculate

Fasilitas AutoCalculate (penghitungan otomatis) digunakan untuk melakukan penghitungan dengan cepat dan mudah dari data2 yang cukup banyak dalam suatu range tertentu. Didalam fasilitas AutoCalculate ini terdapat 6 buah perintah, yakni perintah otomatis untuk menghitung rata2 (Average), jumlah data (Count), banyak data angka (Count Nums), nilai max (Max), nilai min (Min), dan jumlah data angka (Sum).

Cara menggunakannya adalah sebagai berikut :

1. 1. Sorot range data yang akan dikalkulasi/hitung. Misal sorot range C7:C12 dari data seperti dibawah ini.

5Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Gambar7. Contoh Penggunaan AutoCalculate

1. 2. Klik tombol kanan mouse di baris status, dan pilihlah jenis kalkulasi yang anda inginkan. Misalkan pilihlah Average(A) untuk menghitung rata2 data.

2. 3. Hasilnya akan ditampilkan di baris status.

1. ② AutoSum

Fungsi AutoCalculate diatas adalah untuk menghitung cepat data2 yang cukup banyak, tetapi tidak dapat menuliskan secara otomatis di lembar kerja anda. Khusus untuk penjumlahan (Sum), ada cara mudah lain untuk melakukannya yang sekaligus juga dapat langsung menuliskannya ke lembar kerja anda. Caranya adalah dengan menggunakan tombol toolbar AutoSum (Σ).

Misalnya dalam contoh diatas, bila kita ingin menuliskan total unit, letakkan pointer mouse ke tempat yang kita inginkan (misalnya C13), lalu tekan tombol Σ di toolbar. Selanjutnya sorot range yang ingin dijumlahkan (dalam contoh ini adalah C5:C10) dan tekan Enter.

Gambar8. Contoh Penggunaan AutoSum

6Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

LATIHAN SOAL

Buatlah lembar kerja daftar penjualan ponsel dari PT. SEJAHTERA menjadi seperti bentuk dibawah ini. Serta isi pulalah tempat kosong pada kolom dan baris JUMLAH.

Ketentuan Soal :

1. Buat rangkaian nama bulan dengan menggunakan fasilitas AutoFill

2. • • • Hitung jumlah penjualan mobil setiap bulannya dan untuk setiap merk

3. Simpanlah lembar kerja pada komputer dengan menggunakan nama file Latihan.XLS.

1. J. Mengatur Lebar Kolom

1. 1. Mengatur Lebar Kolom Menggunakan Mouse

1. ① Arahkan pointer mouse pada batas kanan kolom yang akan diubah hingga tanda plus warna putih berubah menjadi tanda panah dua arah.

Catatan : Bila ingin mengubah lebar sederet kolom, terlebih dahulu bloklah kolom yang akan diubah lebarnya, kemudian tempatkan pointer mouse ke batas kanan salah satu kolom tersebut.

1. ② Klik tombol kiri mouse, dan sambil terus menekan mouse geser(drag)-lah mouse hingga lebar kolom sesuai yang diinginkan.

1. 2. Mengatur Lebar Kolom Sesuai Data Terpanjang

2. ① Arahkan pointer mouse pada batas kanan huruf kolom yang akan diubah lebarnya.

3. ② Klik dua kali pada batas kolom. Lebar kolom akan mengikuti data terpanjang yang ada pada kolom seperti terlihat pada gambar9.

Gambar9. Mengubah Lebar Kolom Sesuai Data Terpanjang

7Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

1. K. Mengatur Tinggi Baris

1. ① Arahkan pointer mouse pada batas bawah baris yang akan diubah hingga tanda plus warna putih berubah menjadi tanda panah dua arah.

Catatan : Bila ingin mengubah tinggi sederet baris, terlebih dahulu bloklah baris yang akan diubah tingginya, kemudian tempatkan pointer mouse ke batas bawah salah satu baris tersebut.

1. ② Klik tombol kiri mouse, dan sambil terus menekan mouse, geser(drag)-lah mouse hingga tinggi baris sesuai yang diinginkan.

1. L. Mengatur Format Tampilan Huruf

Data yang ketikkan pada lembar kerja dapat ditampilkan dengan berbagai bentuk untuk memudahkan dan membuat variasi dalam lembar kerja anda. Bentuk huruf (font), ukuran huruf (size), garis bawah (underline), warna huruf (color) dan efek khusus lainnya dapat anda tambahkan dalam data anda.

Dua cara dalam melakukan format huruf dapat ditempuh melalui perintah yang ada di baris menu dan toolbar.

1. ① Format Melalui Perintah di Baris Menu

1. a. Sorot sel atau range yang akan anda format

2. b. Pilih dan klik menu Format(O), Cells (CTRL+1), dan kotak dialog Format Cells akan ditampilkan

3. c. Pada kotak dialog Format Cells tersebut, klik tab Font.

4. d. Tambahkanlah efek khusus yang diinginkan pada teks dan klik OK.

Gambar10. Kotak Dialog Format Cells – Tab Font

1. ② Format Melalui Toolbar

Tabel2. Jenis2 Perintah Toolbar untuk Melakukan Format Tampilan Huruf

Toolbar

Jenis Perintah

Keterangan Fungsi

Text Font

Memilih bentuk huruf (font)

Font Size

Mengubah ukuran huruf (size)

Bold

Menampilkan huruf tebal (bold)

8Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Italic

Menampilkan huruf miring (italic)

Underline

Memberi garis bawah (underline)

Font Color

Memilih warna huruf (font color)

1. M. Meratakan Tampilan Data

Bila diperlukan, anda dapat mengatur tampilan data yang tersimpan pada suatu sel atau range tertentu agar posisinya ditampilkan rata kanan, kiri, di tengah sel atau di tengah beberapa kolom tertentu.

Ada 2 cara yang dapat ditempuh dalam melakukan perataan tampilan data ini, yakni dengan menggunakan perintah yang ada di baris menu dan toolbar.

1. ① Meratakan Data dengan Peintah di Baris Menu

1. a. Sorotlah sel atau range yang akan anda ubah tampilan datanya

2. b. Pilih dan klik menu Format(O), Cells (CTRL+1) dan kotak dialog Format Cells akan ditampilkan

Gambar11. Kotak Dialog Format Cells – Tab Alignment

1. c. Pada kotak dialog tersebut, klik tab Alignment

2. d. Lakukan pemilihan sesuai keinginan anda pada kotak :

1. Vertical : digunakan untuk memilih perataan secara vertical. Pilihan yang dapat dilakukan adalah Top (rata atas), Center (rata tengah), Bottom (rata bawah), Justify (seluruh data ditampilkan pada sel secara penuh).
ertical : digunakan untuk memilih perataan secara vertical. Pilihan yang dapat dilakukan adalah Top (rata atas), Center (rata tengah), Bottom (rata bawah), Justify (seluruh data ditampilkan pada sel secara penuh).

2. • Horizontal : beberapa pilihan yang dapat dilakukan adalah :

General

Huruf ditampilkan rata kiri dan angka rata kanan

Left (Indent)

Data ditampilkan rata kiri

Center

Data ditampilkan rata tengah

Right

Data ditampilkan rata kanan

Fill

Mengisi seluruh sel dengan mengulang data

Justify

Data ditampilkan pada sel secara penuh

Center Across Selection

Data ditampilkan di tengah2 beberapa kolom

1. Orientation : untuk mengatur orientasi data dan derajat kemiringannya.

1. e. Klik OK

9Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Gambar12. Contoh Tampilan Data Secara Horizontal

Gambar13. Contoh Tampilan Perataan Data dengan Kemiringannya

1. ② Meratakan Data dengan Perintah pada Toolbar

Tabel 3. Perintah Meratakan Data pada Toolbar

Toolbar

Perintah

Keterangan

Align Left

Data ditampilkan rata kiri

Center

Data ditampilkan rata tengah

Align Right

Data ditampilkan rata kanan

Merge and Center

Menyambung beberapa kolom, dan menaruh data ditengah kolom baru tersebut

1. N. Menambahkan Garis Pembatas dan Bingkai

1. ① Sorotlah sel atau buatlah range, tempat yang akan diberi bingkai

2. ② Pilih dan klik menu Format(O), Cells (CTRL+1). Lalu klik tab border. Kotak dialog akan tampil seperti di bawah ini.

10Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Gambar14. Kotak Dialog Format Cells – Tab Border

1. ③ Pada bagian Presets, pilih dan klik salah satu tombol berikut :

1. None, digunakan untuk menghapus garis pembatas dan bingkai
one, digunakan untuk menghapus garis pembatas dan bingkai

2. • Outline, digunakan untuk membuat bingkai disekeliling sel atau range

3. • Inside, digunakan untuk membuat garis pembatas didalam range

4. • ④ Pada bagian Border, pilih dan klik garis pembatas yang diinginkan

5. ⑤ Pada kotak pilihan Style, pilih jenis garis yang diinginkan
Pada kotak pilihan Style, pilih jenis garis yang diinginkan

6. ⑥ Pada kotak pilihan Color, pilihlah jenis warna yang diinginkan
Pada kotak pilihan Color, pilihlah jenis warna yang diinginkan

7. ⑦ Gambar di bagian border adalah preview bingkai atau garis pembatas yang telah anda set. Klik OK bila sudah selesai.
Gambar di bagian border adalah preview bingkai atau garis pembatas yang telah anda set. Klik OK bila sudah selesai.

Gambar15. Contoh Bentuk Garis Pembatas dan Bingkai

1. O. Menyisipkan Sel, Baris dan Kolom

Kadangkala kita perlu untuk menyisipkan baris atau kolom karena saat memasukkan/mengetikkan data, ternyata ada data2 yang terlewat. Langkah2 yang dapat ditempuh adalah seperti berikut ini :

1. ① Sorotlah sel, atau buatlah range tempat sel, baris atau kolom baru akan disisipkan

2. ② Pilih dan klik di baris menu :

1. Insert, Rows untuk menyisipkan baris baru
nsert, Rows untuk menyisipkan baris baru

2. • Insert, Column untuk menyisipkan kolom baru

3. • Insert, Cells untuk menyisipkan sel baru

• 11Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com 12

Gambar15. Contoh Penyisipan 2 Buah Baris Pada Lembar Kerja

1. P. Menghapus Sel, Baris atau Kolom

Selain data yang terlewat, terkadang kita juga menemukan data2 yang mengalami penulisan dua kali. Untuk yang semacam ini, untuk memperbaiki penulisan data dapat ditempuh dengan menghapus sel, baris ataupun kolom.

1. ① Sorot sel atau range tempat sel, baris atau kolom yang akan dihapus

1. ② Pilih dan klik menu Edit, Delete. Kotak dialog Delete akan ditampilkan

2. ③ Pilih dan klik salah satu pilihan berikut ini :

1. Shift cells left, digunakan untuk menghapus isi sel atau range yang anda sorot dan menggantinya dengan data pada baris sama di sebelah kanannya.

2. • Shift cells up, digunakan untuk menghapus isi sel atau range yang anda sorot dan menggantinya dengan data pada kolom sama di sebelah bawahnya

3. • Entire row, digunakan untuk menghapus seluruh baris pada sel atau range yang anda sorot

4. • Entire column, digunakan untuk menghapus seluruh kolom pada sel atau range yang anda sorot

1. • ④ Klik OK

SOAL LATIHAN

Buatlah lembar kerja daftar upah harian dari PT. SUKA MAKMUR seperti ditampilkan dibawah ini. Masukkan pula isi dari WAKTU KERJA dan TOTAL UPAH yang masih kosong, serta kemudian ubahlah bentuknya menjadi bentuk table.

Ketentuan Soal :

1. Waktu Kerja = Jam Keluar Jam Masuk

Wireline

Posted by: my3tha on: Oktober 19, 2008

Wireless

Posted by: my3tha on: Oktober 19, 2008

ISP

Posted by: my3tha on: Oktober 19, 2008

Memilih ISP (Internet Service Provider)/PJI (Perusahaan Jasa Internet)
09 Apr 2004 Bagi anda yang setidaknya pernah melakukan koneksi ke internet secara pribadi dari rumah (bukan memakai fasilitas kantor atau umum semacam warnet) tentunya sudah terbiasa dengan istilah ISP ini. Apakah ISP itu ? ISP adalah kepanjangan dari Internet Service Provider atau bila di-Indonesiakan menjadi Penyedia Jasa Internet.

Dalam proses koneksi ke internet, ISP ini sangat vital dan merupakan garda terdepan. Ini terutama dikaitkan dengan kenyamanan akses yang sangat ditentukan oleh kapasitas yang disediakan oleh ISP yang bersangkutan. Karena itu hal ini merupakan fokus utama dalam menentukan ISP yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anda.

Karena itu sebelum menentukan ISP yang akan dipakai, ada beberapa info minimal yang perlu anda. Ini biasanya tertulis di situs masing-masing ISP yang bisa anda akses melalui direktori penyedia jasa. Poin penting yang perlu diketahui adalah :

  • Backbone koneksi yang dimiliki. Ini menentukan kapasitas terpasang yang bisa disediakan untuk lalu-lintas data. Semakin besar backbone yang dimiliki semakin baik. Biasanya dinyatakan dengan ukuran Mbps.
  • Kecepatan dan jenis modem yang bisa dilayani. Terutama perlu dipastikan layanan di daerah dimana anda akan melakukan koneksi, karena meski ISP yang sama seringkali layanan yang bisa diberikan berbeda tergantung daerahnya.
  • Lokasi akses poin terdekat. Ini terutama untuk kota besar seperti Jabotabek atau Surabaya, dimana meski satu kode wilayah biaya pulsa telepon bisa sangat berbeda.
  • Lokasi akses poin lain selain di sekitar domisili anda.

Selanjutnya adalah memahami kebutuhan anda dan mencari ISP yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.

  • Bila anda sering bepergian dan membutuhkan akses ke internet dimanapun anda berada, maka prioritas utama adalah mencari ISP dengan jaringan luas di berbagai kota. Ini akan sangat murah karena dimanapun anda berada cukup mengakses akses poin terdekat. Sehingga anda cukup membayar pulsa lokal yang murah.
  • Berkaitan dengan hal ini, anda tidak perlu mencari ISP yang menyediakan jasa roaming meski anda sering ke luar negeri. Karena di luar negeri (terutama negara maju) anda bisa mengakses melalui warnet yang banyak bertebaran. Untuk mengakses surat elektronik di POP server ISP anda misalnya, anda bisa memakai sarana web-email gratis atau yang lebih cepat dan praktis memakai pembaca POP mail seperti yang disediakan di tiap webmail. Karena itu untuk internet sarana roaming memang tidak relevan dan mahal. Hal ini memang berbeda dengan ponsel.
  • Sesuaikan kecepatan akses yang bisa dilayani ISP anda dengan modem yang anda miliki. Memakai ISP yang menyediakan kecepatan 56 Kbps tentu saja tidak bijaksana bila modem anda hanya 33.6 Kbps, padahal untuk itu anda harus membayar lebih mahal. Selain itu perlu diingat bahwa meski modem dan ISP anda bisa melakukan koneksi 56 Kbps, pada prakteknya ini jarang terjadi karena buruknya jaringan telepon, padatnya jaringan dan sebab lainnya. Terlebih secara nasional backbone yang menghubungkan Indonesia dengan negara luar relatif kecil. Ini terutama terasa pada puncak krismon yang lalu. Ini tidak aneh karena sewa backbone inilah yang merupakan pos pengeluaran terbesar dan ditentukan dalam mata uang US$. Tidak heran pada masa krismon sampai dilakukan pemotongan backbone akibat ketidakmampuan perusahaan-perusahaan TI nasional. Meski saat ini keadaan sudah mulai membaik, namun tetap saja kapasitas yang dimiliki Indonesia masih sangat terbatas. Karena itu terasa ada perbedaan akses ke situs yang servernya secara fisik berada di Indonesia dan luar Indonesia. Ini menyebabkan beberapa situs besar memakai dua server untuk situs yang sama, yaitu di luar negeri untuk pengakses di luar negeri dan di dalam negeri untuk pengakses di Indonesia.
  • Untuk anda yang hanya mengakses dari tempat tertentu saja (rumah misalnya), pilih ISP yang memiliki akses poin terdekat dengan lokasi anda. Ini untuk mencegah anda harus membayar mahal seperti SLJJ meski masih dalam kode kota yang sama. Kalau perlu pastikan tarif antara akses poin dan lokasi anda ke Telkom.
  • Bila lokasi anda kebetulan bisa dilayani oleh TV kabel serta anda termasuk pemakai berat internet, ada baiknya mempertimbangkan koneksi melalui TV kabel. Selain jauh lebih cepat dan relatif bebas gangguan, anda bisa memakai internet 24 jam dengan biaya bulanan yang sama. Meski terasa agak mahal, karena harus membeli modem khusus, bila dihitung sebenarnya ini jauh lebih murah. Tentu saja ini tergantung pada kapasitas pemakaian anda perbulannya sampai sejauh mana.
  • Bila pemakaian internet anda sifatnya insidentil saja, mungkin lebih murah memakai ISP dengan sistem prabayar. Sebab dengan sistem ini anda tidak perlu membayar biaya bulanan.
  • Yang terakhir, pertimbangkan semua aspek terutama kapasitas pemakaian rata-rata perbulan dan sarana yang disediakan ISP anda. Untuk itu mungkin anda bisa mencoba 1-2 bulan untuk mengetahuinya. Setelah itu anda tidak perlu ragu untuk berganti ISP yang lebih sesuai. Karena itu batasi hubungan dengan ISP sebatas “sarana masuk” ke internet dan hindari ketergantungan pada ISP tertentu dengan memakai email dari ISP secara aktif misalnya. Lebih baik memakai email cuma-cuma yang banyak disediakan.

DNS

Posted by: my3tha on: Oktober 19, 2008

DNS (Domain Name System)

Your rating:

0

Sumber : www.ilmukomputer.com
Diding Ardiantoro , dardiantoro@yahoo.com

1.1. Sejarah DNS
Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi
dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi
harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada
penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan
makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana
DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan
performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah
domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama
domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di
analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk
menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host komputer
mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan
ke IP address.

1.2. Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama
komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web
browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet
dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address
sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di
Intranet.

1.3. Apa itu DNS?
DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet
memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client
yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name.
Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut
berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan
komputer lainnya.

1.4. Struktur DNS
Domain Name Space merupakan sebuah hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, yang terbagi
menjadi beberapa bagian diantaranya:
Root-Level Domains
Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan
level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan
periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).
Top-Level Domains
Pada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains:
- com Organisasi Komersial
- edu Institusi pendidikan atau universitas
- org Organisasi non-profit
- net Networks (backbone Internet)
- gov Organisasi pemerintah non militer
- mil Organisasi pemerintah militer
- num No telpon
- arpa Reverse DNS
- xx dua-huruf untuk kode negara (id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll)
Top-level domains dapat berisi second-level domains dan hosts.

Second-Level Domains
Second-level domains dapat berisi host dan domain lain, yang disebut dengan subdomain. Untuk contoh:
Domain Bujangan, bujangan.com terdapat komputer (host) seperti server1.bujangan.com dan subdomain
training.bujangan.com. Subdomain training.bujangan.com juga terdapat komputer (host) seperti
client1.training.bujangan.com.

Host Names
Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name
(FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1
adalah host name dan detik.com adalah domain name.

1.5. Bagaimana DNS itu bekerja?
Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut
dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan
permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local
database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata
permintaan dari client tidak ditemukan.

Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara
memetakan nama komputer (host) ke IP address.

Sejarah Internet

Posted by: my3tha on: Oktober 19, 2008

Sejarah Internet

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

[sunting] Daftar kejadian penting

Tahun Kejadian
1957 Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958 Sebagai buntut dari “kekalahan” Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962 J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan “Cooperative Networking of Time-sharing Computers“, dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1965 Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968 Jaringan Tymnet dibuat.
1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972 Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai “Bapak Internet
1972-1974 Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973 ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974 Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “A Protocol for Packet Network Interconnection“.
1974 Bolt, Beranet & Newman (BBN), perusahaan kontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977 Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978 Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
1979 Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982 Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.

Hello world!

Posted by: my3tha on: Oktober 12, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


  • Tidak ada
  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.